Sejarah

Peranan air bersih dalam kehidupan manusia, merupakan suatu kebutuhan pokok yang sangat penting dan vital. Kebutuhan manusia akan air bersih semakin meningkat akibat dari semakin kompleksnya kebutuhan, sementara jumlah penduduk cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Maka dari sinilah timbul permasalahan yang mengangkat kepentingan kebutuhan air bersih seluruh penduduk yang menempati suatu wilayah. Adanya PDAM yang dibentuk oleh pemerintah adalah merupakan suatu jawaban terhadap persoalan air bersih. PDAM adalah merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah dan Peraturan Daerah Tingkat II Sinjai Nomor 1 Tahun 1978 Tanggal 23 Februari 1978 Tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sinjai. PDAM dibentuk dengan tujuan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pada awal berdirinya sumber air yang dimanfaatkan adalah mata air yang berasal dari Desa Waetuo Kec.Kajuara Kab. Bone dengan jarak  6 km  dari kota sinjai debit air yang tersedia ± 18liter/detik dengan sistem pengaliran gravitasi.
Kronologis berdirinya PDAM Sinjai adalah sebagai berikut :
-    TA 1973/1974 Survey Pendahuluan
-    TA 1974/1975 Pembangunan Bronkavtering atau pengumpul air
-    TA 1975/1976 Pemantapan survey air dari PAB Sul-Sel dan pemasangan pipa induk dari     waetuo ke Ibu kota Kab.Sinjai
-    TA 1976/1977 Pembuatan Bronkavtering dari PAM Sul-Sel  dan pemasangan pipa ke Ibukota Sinjai
-    TA 1977/1978 Pembuatan Reservoir (penampungan air) di lokasi bulu tanah,  bangunan kantor PDAM dan pemasangan pipa distribusi dalam kota Sinjai
-    TA 1979 yaitu tanggal 1 Januari 1979 PDAM Sinjai resmi difungsikan.