Perkembangan PDAM Sinjai

Proyek pengembangan PDAM Sinjai tahun 1993-2015

Berdasarkan Feasibility Study dan Master Plan serta Detail Engginering Design pengembangan SPAM di Kabupaten Sinjai, maka PDAM Sinjai mulai Tahun 1993 melakukan pengembangan dengan memanfaatkan sumber air permukaan sungai tangka di Kel.Lamatti Rilau Kec.Sinjai Utara dengan Dana Pinjaman Dalam Negeri  (RDA-90/DDI/1992) sebesar Rp.1.000.000.000, Dana APBN DIP P3ABSS sebesar Rp.3.281.875.000 dengan membangun Intake, pompa air baku, Instalasi Penjernihan air (IPA), Reservoir dan jaringan pipa transmisi/distribusi.

Tahun 1997 PDAM Sinjai kembali menambah pinjaman melalui Bank Dunia (SLA- 989/DP3/1997) sebesar Rp.400.000.000 untuk pengembangan jaringan perpipaan.

Tahun Anggaran 1997 s.d 2001 atas bantuan Pemerintah Pusat melalui Program Sulawesi-II Urban Development Projek (P3KT) total bantuan sebesar Rp.3.433.547.000 PDAM Sinjai  semakin meningkatkan kapasitas berupa pembangunan IPA, Reservoir dan jaringan pipa.

Tahun Anggaran 2002 s.d 2016 melalui Satker PKPAM Prov.Sul-Sel Direktorat Pengembangan Air Minum Dirjend.Cipta Karya dan melalui BBWSP Jenne Berang Prov.Sul-Sel Dirjend. PSDA Kementerian Pekerjaan Umum,PDAM Sinjai semakin mengembangkan SPAM baik SPAM untuk Ibu Kota Kabupaten maupun SPAM untuk Ibu Kota Kecamatan (SPAM unit IKK).

SPAM yang telah dibangun dan sedang dalam tahap pembangunan adalah sbb :

  1. SPAM BNA Ibu Kota Kabupaten (Kec.Sinjai Utara) kap.60 lt/dtk TA.1995-2000.
  2. SPAM unit IKK Sinjai Timur  kap.10 liter/detik dibangun Tahun 2008
  3. SPAM unit IKK Lamatti Sinjai Utara kap.10 liter/detik dibangun Tahun 2011
  4. SPAM unit IKK Tellu Limpoe kap.10 liter/detik dibangun Tahun 2013
  5. SPAM unit IKK Sinjai Selatan kap.20 liter/detik dibangun Tahun 2014
  6. SPAM unit IKK Lappa Sinjai utara kap.20 liter/detik dibangun Tahun 2015
  7. SPAM unit IKK  Sinjai Borong kap.20 liter/detik dibangun Tahun 2016

Sarana dan Prasarana Air Baku system gravitasi Sungai Balantieng Kap.200 liter/detik tahap I dimulai tahun 2014, tahap II tahun 2015, Tahap III tahun 2016  sampai  beroperasi (proyek multiyear) diperkirakan tahun 2019 sumber air baku balantieng dimanfaatkan oleh 6 Kecamatan dimulai dari Kec.Sinjai Borong selanjutnya Kec.Sinjai Tellulimpoe,  Kec.Sinjai Selatan, Kec.Sinjai Tengah, Kec.Sinjai Timur dan terakhir Kec.Sinjai Utara Ibukota Kabupaten Sinjai.